Kamis, 17 Desember 2015

Keunikan Pulau Dewata

Keunikan Pulau Dewata
a.Budaya
         Di Bali mayoritasnya adalah beragama hindu, di Bali biasanya sebelum dan sesudah memasak selalu menghaturkan banten saiban.Tujuannya adalah untuk mengucapkan rasa syukur kepada alat-alat dapur,seperti tungku yang telah membantu segala proses memasak,pisau,tempat penyimpanan air,dan juga tempat penyimpanan beras.
        Di Bali juga terkenal dengan gotong royongnya biasanya masyarakat Bali menyebutnya dengan ngayah.Ngayah adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan cara bergotong royong untuk mempersiapkan upacara keagamaan di tempat suci (pura) atau di balai banjar.
       Kegiatan satu hari sebelum hari raya Galungan atau Kuningan di sebut dengan  Penampahan. Penampahan yaitu kegiatan pemotongan hewan (sapi,babi,ayam) untuk upacara dan di nikmati bersama keluarga besar.
      Hari raya Nyepi,dirayakan setahun sekali (memperingati tahun baru caka), dan satu hari sebelum nyepi disebut dengan Pengerupukan atau tilem kesanga.Dimana tilem pada hari itu bulan tidak kelihatan sama sekali (gelap gulita),masyarakat Bali biasanya mengarak ogoh-ogoh keliling desa diiringi gamelan bleganjur dan juga obor.Itu dipercayai untuk menghilangkan hal-hal negatif yang berada di Bhuana Agung (di dunia).
     Seni tabuh (gamelan tradisional Bali) biasanya dilantunkan pada saat upacara keagamaan dan juga untuk mengiringi tarian tradisional.Tari Sang Hyang Jaran adalah tarian tradisional Bali yang dipercayai untuk mengusir hal-hal negatif atau mala petaka disuatu daerah di Bali.Tarian ini juga disertai oleh tarian cak yang ditengah-tengahnya seorang penari menarikan tarian kuda (jaran) dan menari diatas bara api.
b.Makanan Khas Bali
a.      Lawar,adalah makanan tradisional dari Bali dimana bahan utamanya adalah daging,dan di campur potongan kacang panjang dan nangka yang sudah di rebus,parutan kelapa dan di lumuri darah segar yang berasal dari darah hewan yang menjadi bahan utama,dan di bumbuhi basa genep (bumbu lengkap).
b.      Betutu,terkenal makanan yang paling di gemari pawa wisatawan yang berkunjung ke Bali.Bahan utamanya ayam atau bebek yang sudah di bersihkan, dan di rendam di dalam bas genep selama kurang lebih  1 hari.Cara memasaknya yaitu dengan di kukus selama kurang lebih beberapa jam.
c.       Sambel matah,terdiri dari irisan cabe,bawang merah,bawang putih,bunga kecombrang,terasi yang sudah di panggang,lalu di siram dengan minyak kelapa.
d.      Urutan,ialah sosis tradisional Bali yang terbuat dari perut (usus babi,sapi) yang di dalamnya di isi dengan daging hewan itu sendiri dan dibumbui,cara memasaknya yaitu dengan cara diasap. Untukn mendaptkan hasil yang maksimal biasanya diasam kurang lebih 2 minggu.

c.Ciri Khas di Bali
a.       Burung Jalak Bali,sering disebut curik yang di lindungi karena sudah hampir punah.
b.      4 perbedaan kasta (Catur Wangsa)
1.Brahmana ialah keturunan pendeta
2.Satria ialah keturunan seorang kesatria atau panglima perang
3.Weisya ialah keturunan pedagang
4.Sudra ialah keturunan rakyat biasa atau prajurit.
c.       Struktur bangunan Pura,biasanya struktur bangunan pura (tempat suci) di Bali,pada bangunan utamanya harus ada Padmasana untuk mengucapkan rasa syukur kepada Sang Hyang Tunggal, Dewa Surya (Sang Hyang Acitya).Dipura terdapat halaman utama atau Utama Mandala (jeruan),Madya Mandala (jaba tengah),Nista Mandala (jaba sisi) yaitu bagian pura yang paling luar.
d.      Struktur bangungan rumah,Pada bangunan rumah bagian timur laut biasanya dibangun pura kecil yang fungsinya untuk sembahyang dan untuk mendoakan para leluhur.di bagian utara terdapat bangunan yang diberinama bale daja (gedong),di bangian timur terdapat bale dangin (bale gede) biasanya disini tempat untuk melakukan acara-acara.Contohnya upacara pernikahan (Pawiwahan),Potong gigi (Metatah) dll, di bagian barat yang dinamakan bale dauh,dan terakhir di bagian selatan dinamakan bale delod.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar