Keunikan Pulau Dewata
a.Budaya
Di
Bali mayoritasnya adalah beragama hindu, di Bali biasanya sebelum dan sesudah
memasak selalu menghaturkan banten saiban.Tujuannya adalah untuk mengucapkan
rasa syukur kepada alat-alat dapur,seperti tungku yang telah membantu segala
proses memasak,pisau,tempat penyimpanan air,dan juga tempat penyimpanan beras.
Di Bali juga terkenal dengan gotong royongnya
biasanya masyarakat Bali menyebutnya dengan ngayah.Ngayah adalah suatu kegiatan
yang dilakukan dengan cara bergotong royong untuk mempersiapkan upacara
keagamaan di
tempat suci (pura) atau di balai banjar.
Kegiatan satu hari sebelum hari raya Galungan
atau Kuningan di sebut dengan
Penampahan. Penampahan yaitu kegiatan pemotongan hewan (sapi,babi,ayam)
untuk upacara dan di nikmati bersama keluarga besar.
Hari raya Nyepi,dirayakan
setahun sekali (memperingati tahun baru caka), dan satu hari sebelum nyepi
disebut dengan Pengerupukan atau tilem kesanga.Dimana tilem pada hari itu bulan
tidak kelihatan sama sekali (gelap gulita),masyarakat Bali biasanya mengarak
ogoh-ogoh keliling desa diiringi gamelan bleganjur dan juga obor.Itu dipercayai
untuk menghilangkan hal-hal negatif yang berada di Bhuana Agung (di dunia).
Seni tabuh (gamelan tradisional Bali) biasanya dilantunkan pada saat
upacara keagamaan dan juga untuk mengiringi tarian tradisional.Tari Sang Hyang
Jaran adalah tarian tradisional Bali yang dipercayai untuk mengusir hal-hal
negatif atau mala petaka disuatu daerah di Bali.Tarian ini juga disertai oleh
tarian cak yang ditengah-tengahnya seorang penari menarikan tarian kuda (jaran)
dan menari diatas bara api.
b.Makanan
Khas Bali
a.
Lawar,adalah makanan
tradisional dari Bali dimana bahan utamanya adalah daging,dan di campur
potongan kacang panjang dan nangka yang sudah di rebus,parutan kelapa dan di
lumuri darah segar yang berasal dari darah hewan yang menjadi bahan utama,dan
di bumbuhi basa genep (bumbu lengkap).
b.
Betutu,terkenal makanan
yang paling di gemari pawa wisatawan yang berkunjung ke Bali.Bahan utamanya
ayam atau bebek yang sudah di bersihkan,
dan di rendam di dalam bas genep selama kurang lebih 1 hari.Cara memasaknya yaitu dengan di kukus
selama kurang lebih beberapa jam.
c.
Sambel matah,terdiri
dari irisan cabe,bawang merah,bawang putih,bunga kecombrang,terasi yang sudah
di panggang,lalu di siram dengan minyak kelapa.
d.
Urutan,ialah sosis
tradisional Bali yang terbuat dari perut (usus babi,sapi) yang di dalamnya di
isi dengan daging hewan itu sendiri dan dibumbui,cara memasaknya yaitu dengan
cara diasap. Untukn mendaptkan hasil yang maksimal biasanya diasam kurang lebih
2 minggu.
c.Ciri
Khas di Bali
a. Burung
Jalak Bali,sering disebut curik yang di lindungi karena sudah hampir punah.
b. 4
perbedaan kasta (Catur Wangsa)
1.Brahmana ialah
keturunan pendeta
2.Satria ialah
keturunan seorang kesatria atau panglima perang
3.Weisya ialah
keturunan pedagang
4.Sudra
ialah keturunan rakyat biasa atau prajurit.
c.
Struktur bangunan Pura,biasanya
struktur bangunan pura (tempat suci) di Bali,pada bangunan utamanya harus ada
Padmasana untuk mengucapkan rasa syukur kepada Sang Hyang Tunggal, Dewa Surya
(Sang Hyang Acitya).Dipura terdapat halaman utama atau Utama Mandala
(jeruan),Madya Mandala (jaba tengah),Nista Mandala (jaba sisi) yaitu bagian
pura yang paling luar.
d.
Struktur bangungan
rumah,Pada bangunan rumah bagian timur laut biasanya dibangun pura kecil yang
fungsinya untuk sembahyang dan untuk mendoakan para leluhur.di bagian utara
terdapat bangunan yang diberinama bale daja (gedong),di bangian timur terdapat
bale dangin (bale gede) biasanya disini
tempat untuk melakukan acara-acara.Contohnya upacara pernikahan
(Pawiwahan),Potong gigi (Metatah) dll, di bagian
barat yang dinamakan bale dauh,dan terakhir di bagian selatan dinamakan bale
delod.